Beranda

ULAMA NU : “JIHAD HUKUMNYA FARDHU KIFAYAH MINIMAL SETAHUN SEKALI …!!!”

Tinggalkan komentar

Tulisan ini hanyalah terjemahan dari kitab kuning yang  menjadi rujukan di berbagai pesantren yang berafiliasi ke Nahdhatul Ulama (NU) yang selama ini menentang kewajiban jihad dan menyematkan berbagai julukan buruk kepada para mujahidin.

Lagi

Iklan

FATWA SYAIKH ABDUL AZIZ BIN BAZ TENTANG DEFINISI NEGARA KAFIR

1 Komentar

وقال تعالى: أَفَحُكْمَ الْجَاهِلِيَّةِ يَبْغُونَ وَمَنْ أَحْسَنُ مِنَ اللَّهِ حُكْمًا لِقَوْمٍ يُوقِنُونَ

“Apakah hukum Jahiliyah yang mereka kehendaki, dan (hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang yakin ? (QS Al Maidah 50)

وقال تعالى: وَمَنْ لَمْ يَحْكُمْ بِمَا أَنْزَلَ اللَّهُ فَأُولَئِكَ هُمُ الْكَافِرُونَ

Barangsiapa yang tidak memutuskan hukum menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang kafir”. (QS Al Maidah 44)

وقال تعالى: وَمَنْ لَمْ يَحْكُمْ بِمَا أَنْزَلَ اللَّهُ فَأُولَئِكَ هُمُ الظَّالِمُونَ

“Barangsiapa yang tidak memutuskan hukum menurut apa yang diturunkan Allah,Maka mereka itu adalah orang-orang yang zalim”(QS Al Maidah 45)

وقال تعالى: وَمَنْ لَمْ يَحْكُمْ بِمَا أَنْزَلَ اللَّهُ فَأُولَئِكَ هُمُ الْفَاسِقُونَ

“Barangsiapa yang tidak memutuskan hukum menurut apa yang diturunkan Allah,Maka mereka itu adalah orang-orang yang fasik (melampaui batas)”. (QS Al Maidah 46)

Lagi

SEPENGGAL KISAH TENTANG UKHUWWAH

Tinggalkan komentar

 

Semoga bermanfaat bagi kita semua :

Mengutip komentar seseoranUsamahg di sebuah group Facebook tentang Syaikh Asy Syahid (kama nahsabuh) Usamah bin Ladin :

“Beliau tidak berkenan jika di dalam majelisnya ada ikhwah yang membicarakan jamaah-jamaah Islam dengan tidak baik, atau menghinanya. Beliau juga tidak memperkenankan di majelisnya diperbincangkan masalah perselisihan-perselisihan yang terjadi di antara jamaah-jamaah Islam atau menebar isu”.

Beliau selalu mengatakan :

“Di hadapan kita ada hal yang lebih penting dan lebih besar, dan kita ini sedang dalam pertempuran dan peperangan.”

Lagi

FATWA 10 ULAMA BESAR SAUDI TENTANG PENGUASA YANG BERHUKUM DENGAN SELAIN SYARI’AH ISLAM

Tinggalkan komentar

FATWA 10 ULAMA BESAR SAUDI TENTANG PENGUASA YANG BERHUKUM DENGAN SELAIN SYARI’AH ISLAM

1. SYAIKHUL ISLAM MUHAMMAD BIN ABDUL WAHHAB

Makna Thoghut menurut Syaikhul Islam Muhammad Bin Abdul Wahhab adalah :

“Segala sesuatu yang diibadahi selain Allah, diikuti dan ditaati dalam perkara‐perkara yang bukan ketaatan kepada Allah dan Rasul‐Nya , sedang ia ridha dengan peribadatan tersebut”.

Syaikh Muhammad Bin Abdul Wahhab menjelaskan : “Thaghut itu sangat banyak, akan tetapi para pembesarnya ada lima, yaitu :

* Setan yang mengajak untuk beribadah kepada selain Allah.
* Penguasa dzalim yang merubah hukum‐hukum Allah.
* Orang‐orang yang berhukum dengan selain hukum yang diturunkan Allah.
* Sesuatu selain Allah yang mengaku mengetahui ilmu ghaib.
* Sesuatu selain Allah yang diibadahi dan dia ridha dengan peribadatan tersebut.

Lagi

Fatwa Syaikh Muhammad Ibrahim Alu Syaikh Tentang Penguasa Yang Berhukum Dengan Selain Syari’ah Allah

Tinggalkan komentar

Berikut adalah Fatwa Al Allamah Muhammad Bin Ibrahim Alu Syaikh (Mufti Saudi sebelum Syaikh Bin Baz). Beliau membagi beberapa kelompok orang-orang yang berhukum dengan hukum selain syari’ah Allah, SEMUANYA KAFIR MURTAD

 

Lagi

CATATAN DARI PENJARA ( SERI 5 ) HAKEKAT DEMOKRASI

Tinggalkan komentar

(Ustadz Abu Bakar Ba’asyir -fakkallohu asrah-)

  • HUKUM DEMOKRASI

Yang menjadi patokan hukum Demokrasi adalah adanya kedaulatan di tangan rakyat. Sedangkan yang dimaksud dengan kedaulatan adalah kekuasaan tertinggi yang tidak mengenal kekuasaan yang lebih tinggi dari padanya sehingga kekuasaannya itu berasal dari rakyat tanpa ada batasan apapun.

Maka rakyat berhak berbuat apa saja dan membuat undang-undang semaunya tanpa ada seorangpun yang berhak untuk mengkritisinya. Dan hal semacam ini sesungguhnya merupakan sifat Allah sebagaimana firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala:

 “Sesunguhnya Allah menetapkan hukum menurut kehendaknya, tidak ada yang dapat menolak ketetapan Nya” (QS Ar Ra’d : 41)

 

Lagi

CATATAN DARI PENJARA (SERI 4) HAKEKAT DEMOKRASI

Tinggalkan komentar

CATATAN DARI PENJARA (SERI 4) HAKEKAT DEMOKRASI

(Ustadz Abu Bakar Ba’asyir -fakkallohu asroh-)

  • PENDAHULUAN:

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah berkata; “Para fuqoha’ (ahli fiqih) berkata ; nama itu ada tiga macam :

 

Lagi

Older Entries