Beranda

Bagaimana Seharusnya Setelah Ramadhan Berlalu

Tinggalkan komentar

 KHUTBAH IED AL FITHRI 1432

 

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

إن الحمد لله نحمده نستعينه ونستغفره ونعوذ بالله من شرور أنفسنا ومن سيئات أعمالنا من يهده الله فلا مضل له ومن يضلله فلا هادي له وأشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له و أشهد أن محمدا عبده ورسوله

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ

يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيرًا وَنِسَاءً وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالْأَرْحَامَ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا

أما بعد فإن أصدق الحديث كتاب الله وخير الهدي هدي محمد صلي الله عليه وسلم وشر الأمور محدثاتها فإنكل محدثة بدعة وكل بدعة ضلالة وكل ضلالة في النار

 

Lagi

Iklan

BOLEHKAH SHOLAT & I’TIKAF DI MASJID MU’AMMAR QADDAFY, MASJID AT TIEN & MASJID BANK INDONESIA ?

Tinggalkan komentar

MASJID DLIRAAR DAN HUKUM SHALAT DI DALAMNYA

Oleh : ABU QATADAH AL FILISTHINIY

Alih Bahasa : Abu Sulaiman -fakkallohu asrohuma : semoga Allah segera membebaskan beliau berdua dari penjara thaghut Inggris & thaghut NKRI-

Allah Subhaanahu Wa Ta’aalaa berfirman:

“Dan (di antara orang-orang munaflq itu) ada orang-orang ysng mendirikan mesjid untuk menimbulkan kemudlaratan (pada orang-orang mukmin), untuk kekafiran dan untuk memecah belah antara orang-orang mukrnin serta menunggu kedatangan orang-orang yang telah memerangi Allah dan Rasul-Nya sejak dahulu. Mereka sesungguhnya bersumpah:”Kami tidak menghendaki selain kebaikan.” Dan Allah menjadi saksi bahwa sesungguhnya mereka itu adalah pendusta (dalam sumpahnya). Janganlah kamu melakukan shalat di mesjid itu selama-lamanya. Sesungguhnya mesjid yang didirikan atas dasar taqwa sejak hari pertama adalah lebih patut kamu melakukan shalat di dalamnya. Di dalamnya ada orang-orang yang ingin membersihkan diri. Dan Allah menyukai orang-orang yang membersihkan diri. Maka apakah orang yang mendirikan mesjidnya di atas dasar taqwa kepada Allah dan keridho’an-Nya itu yang lebih baik, ataukah orang-orang yang mendirikan bangunannya di tepi jurang yang runtuh, lalu bangunannya itu jatuh bersama dengan dia ke dalam neraka Jahannam? Dan Allah tidak mernberikan petunjuk kepada orang-orang yan dzalim. Bangunan-bangunan yang mereka dirikan itu senantiasa menjadi pangkal keraguan dalam hati mereka, kecuali bila hati mereka itu telah hancur. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.

“(At Taubah : 197-110)”

Lagi

Wasiat Abu Jabir Bagi Yang Masih Ragu Menapak Jalan Jihad -Semoga Allah menerima kesyahidannya

1 Komentar

WASIAT ASY SYAHID -KAMAA NAHSABUH ABU JABIR-

(Saya unggah lagi agar kita tidak mudah futur dalam dakwah dan jihad)

Kata-kata ini aku tujukan buat para ikhwah pecinta jihad dan mujahidin, pendamba syahadah danHurun ‘Ien :

“Ketika aku mulai menancapkan niat jihad fie sabilillah, maka terbayang di benak dan pikiranku :

– tiang gantungan yang dipasang

– pintu penjara yang dibuka

– dikejar-kejar oleh musuh dan Thoghut

– disiksa dan diinterogasi

– meninggalkan keluarga dan kampung halaman

– dibunuh hingga menuai syahadah

Dan ketika aku mulai menapaki jalan jihad ini, maka terlihat di depan mataku :

– kebenaran janji Allah bagi mujahidin dengan berbagai pertolongan dan hiburan

– dikuatkan iman dan azzam

– dibukakan pintu bashiroh

– ditajamkan fikiran dan hati

– diberikan keberanian dan tawakkal

hingga aku semakin mantap untuk menapaki jalan ini, walaupun orang-orang munafiq membencinya, walaupun orang-orang kafir memusuhinya, walaupun mata thoghut mengincar dan menteror.

Ya Allah ….. Jadikanlah aku orang yang mati syahid dalam amaliyah jihadiyah

matikanlah aku dalam barisan syuhada’ isytisyhadiyah

dan jadikanlah jasadku beterbangan dibawa angin menuju Jannah-Mu

Ya Allah ….. silahkan engkau cabut kebebasanku dan kesenangan duniaku ! Asal kau berikan hadiah syahadah-Mu untukku..!!!

Ya Allah…. bukankah telah aku sampaikan

Ya Allah …. terimalah..

—————— o —————

NB : Semoga Allah Merahmatimu wahai Abu Jabir, Allah Telah Mengaruniakan kepadamu apa yang selama hayatmu selalu engkau impikan. Rahimakalloohu Ya Aba Jabir, rabihal bai’u Wallohu al Musytarie.